A Notion of A Happily Busy Lady

Irvi Rahmaniah, known as Ipi. 21 years old. Germany Literature Padjadjaran University'10. Melancholy-Choleric person. Fully thinker. Quite blog-walker. Crunchy friend. Lazy Kopite. Oreo addict. Bad photographer.
Recent Tweets @ipikipiw

"Sembari menunggu monorel yang mahal, kami melakukan sesuatu yang murah tetapi bermakna." 

Kurang lebih itulah yang dikatakan oleh Pak Ridwan Kamil (RK) semalam dalam Kultum Super Mentor 3.

Kemarin banget saya ke Bandung dan memang masih ada ruas jalan yang macet. Tapi, warga Bandung, sepengamatan saya, nggak protes banget-banget ke Pak RK karena while nunggu monorel jadi—sebagai salah satu instrumen pengurai kemacetan—Pak RK tetap doing something.

Menariknya, yang dilakukan Pak RK bukan hanya semata untuk meningkatkan taraf perekonomian, infrastruktur, atau apa pun namanya yang hanya-menjadi-unsur-pendukung-hidup-manusia, tapi ia “membenahi” manusianya itu sendiri: bikin happiness index.

Di video tersebut Pak RK mengunjungi rumah salah satu warga miskin di Bandung. Program ini memang jadi program Pak RK. Terlihat warga tersebut nangis karena nggak nyangka Pak RK dateng berkunjung. 

Pak RK membidik hati. Ia ingin warganya bahagia. Bukan semata makmur, sejahtera. Kalau nunggu makmur baru bahagia, mungkin lama atau at least perlu waktu. Membuat orang lain bahagia bisa dilakukan dengan hal-hal kecil macam kunjungan ini yang memang sangat menyentuh hati. 

Pemimpin yang seperti ini butuh doa dari kita banget-banget. Doa agar ia tetap konsisten. Tetap Allah jaga. Tetap ada di koridor yang benar. Terhindar dari fitnah. Yuk, doakan. 

(via kurniawangunadi)

Ketika kita sudah bertemu orang yang tepat, semuanya akan terasa benar.
Rizkita Lubis (via kuntawiaji)
Kelak jika nanti kamu telah menemukan seseorang yang memperjuangkanmu, kamu harus berjuang untuk bisa bersamanya. Cinta itu harus diperjuangkan, bukan hanya menunggu.
Rizkita Lubis dalam Dari Prolog Hingga Epilog (via kuntawiaji)

oreo:

Oreo Minis – they may be small, but they’re still gonna make a big splash.

Orang yang senang menggunjing adalah orang yang miskin pengetahuan. Karena tidaklah ia miskin dalam pengetahuan sampai-sampai menjadikan keburukan orang lain sebagai bahan perbincangan.

kuntawiaji:

Mari kita tanyakan pada diri sendiri, sudah berapa usia kita saat ini? Lalu, sudah berapa usia kita yang dicuri oleh waktu? Tahukah kamu bagaimana waktu mencuri usia manusia? Waktu mencuri usia manusia melalui angan-angan akan hari esok sehingga kita melupakan hari ini, terus berulang setiap…

Toddlers FC training for the Spurs game

(via dean27)

liverpoolfchq:

All new Liverpool players 2014/15

(via dean27)

Kekayaan orang berakal adalah ilmunya dan kekayaan orang bodoh adalah hartanya.
Ali bin Abi Thalib (via kuntawiaji)